apa yang tersisa untukmu ma,
telah kau berikan semua
yang kau punya
untuk kami
anak cucumu
Wednesday, December 4, 2019
Wednesday, October 30, 2019
aku menginginkan badai
gerimis disuatu sore saat kemarau panjang itu, aku mengira itu dirimu
ternyata bukan,
kau hanyalah seonggok mendung yang sedang menikmati angin pembawa api
:yang membakar hangus padang-padang savana
sayang, aku bukan savana
aku juga tak butuh gerimis
aku ingin bermain-main dengan badai
ternyata bukan,
kau hanyalah seonggok mendung yang sedang menikmati angin pembawa api
:yang membakar hangus padang-padang savana
sayang, aku bukan savana
aku juga tak butuh gerimis
aku ingin bermain-main dengan badai
untuk anakku Karna
tawamu adalah obat, dari penat dan hari yang laknat
tangismu adalah semangat, untuk menggapai semua angan yang tak pernah kudapat
berlarilah, berlari dan jatuh hingga berdarah, tak kuhirau bukan karena tak sayang
tapi kuingin kau menjadi kuat, kuat seperti gunung-gunung yang kelak akan kau daki bersamaku
berteriaklah sekuat-kuatnya, karena dunia butuh lengking suaramu yang cadas
bernyanyilah dengan bebas, sebebas angin di lembah mandalawangi
sejak jiwamu ada di rahim ibunda, kasihnya menyelimutimu selalu, sebarkanlah
seperti kawanan kabut yang selalu meneduhi danau hidup di argopuro yang tenang dan damai
dan sejak kau terlahir bebas dari rahim itu, kau adalah manusia bebas,
maka perjuangkanlah selalu kebebasanmu dan kebebasan kaummu, jangan pernah tunduk!
sebab lebih baik bermusuh seribu daripada bermusuh dirimu sendiri
:doaku besertamu
tangismu adalah semangat, untuk menggapai semua angan yang tak pernah kudapat
berlarilah, berlari dan jatuh hingga berdarah, tak kuhirau bukan karena tak sayang
tapi kuingin kau menjadi kuat, kuat seperti gunung-gunung yang kelak akan kau daki bersamaku
berteriaklah sekuat-kuatnya, karena dunia butuh lengking suaramu yang cadas
bernyanyilah dengan bebas, sebebas angin di lembah mandalawangi
sejak jiwamu ada di rahim ibunda, kasihnya menyelimutimu selalu, sebarkanlah
seperti kawanan kabut yang selalu meneduhi danau hidup di argopuro yang tenang dan damai
dan sejak kau terlahir bebas dari rahim itu, kau adalah manusia bebas,
maka perjuangkanlah selalu kebebasanmu dan kebebasan kaummu, jangan pernah tunduk!
sebab lebih baik bermusuh seribu daripada bermusuh dirimu sendiri
:doaku besertamu
Thursday, August 29, 2019
duka
aku sudah berduka
sedalam-dalamnya
seluka-lukanya
lalu aku berpikir,
ia akan pergi
tapi aku masih melihatnya
mengintip dari balik derai tawa
sedalam-dalamnya
seluka-lukanya
lalu aku berpikir,
ia akan pergi
tapi aku masih melihatnya
mengintip dari balik derai tawa
Thursday, November 29, 2018
kematian
aku sering memikirkanmu
kapan datang, bilakah?
jika datang, ketuklah
entah pagi atau siang
mungkin sore atau malam
lalu kekasihku, anakku?
semua yang tinggal di hatiku
akan bagaimana, baik-baik sajakah kelak?
bila kau datang, darimanakah?
dari gunung-gunung permai itu,
atau dari balik tempat tidur rumah sakit?
mungkin juga kau sempatkan mampir
pulang dari sekedar jalan-jalan sore
ketuklah
jika kau datang
tak terpikir semua dosa dan nista
mungkin karena aku percaya
Tuhan berbelas kasih
Ia pengampun yang maha
semoga
kapan datang, bilakah?
jika datang, ketuklah
entah pagi atau siang
mungkin sore atau malam
lalu kekasihku, anakku?
semua yang tinggal di hatiku
akan bagaimana, baik-baik sajakah kelak?
bila kau datang, darimanakah?
dari gunung-gunung permai itu,
atau dari balik tempat tidur rumah sakit?
mungkin juga kau sempatkan mampir
pulang dari sekedar jalan-jalan sore
ketuklah
jika kau datang
tak terpikir semua dosa dan nista
mungkin karena aku percaya
Tuhan berbelas kasih
Ia pengampun yang maha
semoga
Monday, November 12, 2018
Tuesday, November 6, 2018
doa dan dosa
dosa bersemi setiap hari
seperti ilalang ,
tumbuh tak kenal musim
doa berguguran setiap hari
seperti daun-daun
kering tak berjiwa
seperti ilalang ,
tumbuh tak kenal musim
doa berguguran setiap hari
seperti daun-daun
kering tak berjiwa
Subscribe to:
Posts (Atom)