Wednesday, November 11, 2009

kembali padaMu

kerinduan yang datang tiba-tiba
memakan habis ruang-ruang waktu

Monday, November 9, 2009

kakek

ayo kek,
ceritakan lagi dirimu
waktu kau muda dulu
mari isi darah dan nadiku
dengan kisahmu yang menggebu

agar aku kuat
menemanimu yang sekarat
melawan sakit yang mengerat
kita tahu, perpisahan kian dekat

biar sudah aku rela, jika nanti
kau pulang ke rumah Bapa
tapi hidup adalah perlawanan
sebelum kau pergi, mari sekali lagi
melawan!

Monday, November 2, 2009

maria kekasihku

wajahmu yang samar
membuat malamku gelisah
masih seperti dulu

matamu yang binar
sudutkan aku yang gerah
ditepian rindu yang ngilu

Sunday, November 1, 2009

jika aku tahu

jika aku tahu
di balik jubahmu yang agung itu
bersiap belati yang akan menikam jantungku
bagaimana aku bisa percaya
bahwa negeri ini baik-baik saja
jika aku tahu bahwa semua keadilan dan kebenaran
yang berkumandang adalah igauanmu tentang
bagaimana leherku akan kau gorok suatu hari nanti
bagaimana aku bisa hidup tenang
jika aku tahu
mengapa banyak orang mati dinegeri ini
yang batu nisannya adalah tanda penghinaan atas kemanusiaan
dengan apa kudamaikan hati
jika saja aku yang pegang pistol dan kekuasaan
tentu saja kau
yang akan menulisi puisi ini

Sunday, October 25, 2009

pemanah

busur panahku meradang
menarik setiap otot-otot jari dan tangan
anak panahku siap terbang
ke jantungmu, diurat nadinya
telah tertancap rinduku

Friday, October 23, 2009

jakarta pagi hari

udara pagi
sunyi,
terjebak
diantara ribuan sepeda motor

Wednesday, October 21, 2009

pamit mandi

mari pergi mandi
bersihkan sisa-sisa kotoran yang menempel
kalau sudah bersih dan wangi, duduklah menyepi
kenanglah,

tadi kita bermain layang-layang
ku terbangkan ia kelangit tinggi

kau ikut denganku berlari-lari menarik benang
agar layang-layang kita semakin tinggi

hampir saja layangan itu menyundul langit
jika saja awan tak menghalang-halangi

karena angin begitu kencang, benang yang kau genggam putus
tapi tanganmu yang ku genggam tak jua pupus

anganku terbang bersama layang-layang
bersamamu, kelangit tinggi

mari pergi mandi
lalu kenanglah lagi
layang-layang yang terbang tinggi