Total Pageviews

Monday, May 19, 2008

tak pernah berhenti berjuang

sejarah tak pernah bisa menolak nasibnya

menjadi saksi perjalanan bisu berliku-liku

seperti batang-batang pepohonan

yang mengukir umur masa pada kulitnya

mengukir prasasti yang tak pernah mati

mimpi-mimpi menangisi sayap-sayap patah

ketika derita telah menjadi candu bagi jiwa

saya berteriak, menyumpah serapah kepada muak

mengumpat marah kepada penat yang sesak

mendaki kembali kata-kata di gunung jiwa

mengumbar seribu tanya menuntut jawab

merentang busur asa memanah matahari

1 comment:

Anonymous said...

Hola...

ga tau gua mo nulis apa,
kayanya uda bener semua.
hahaha...
bukan optimisme biasa
yasud slamat berkarya

Anezthesia...

hehehe, belakangnye "a" smua mas
"Live struggling to survive"
bersulang